Dukungan Buat Timnas Indonesia

Dukungan buat Timnas Indonesia yang berlaga di AFF Suzuki Cup 2010 juga mengalir dari pencinta sepakbola dan masyarakat Kota Ternate hal itu terlihat dari beberapa pertandingan yang disiarkan langsung oleh salah satu stasion televisi swasta disambut dengan nonton bareng dibebarapa tempat ,hal ini terlihat dari pantaun reporter ternate online yang sempat terjun langsung menyaksikan pertandingan puncak babak Final Leg ke dua AFF Suzuki Cup 2010 .salah satunya dibilangan Kel Kampung Pisang yang sejak sore hari hingga Acara puncak telah menyediakan sebuah layar besar yang akan di tempatkan ditengah jalan utama Kel kampung Pisang.

sempat juga terjadi kemacetan yang cukup panjang diakibatkan jalan yang menuju ke arah barat di blockade sehingga sempat terjadi adu mulut antara pengguna jalan dan warga juga seporter pendukung Indonesia .

ditempat lain juga terlihat antusias masyarakat menyaksikan partai Final AFFCup 2010 melalui layar lebar di seputaran Toboko,Tanah Tinggi,Mangga Dua hingga ke utara kota juga dipasanglayar lebar yang dapat disaksikan oleh ratusan pendukung fanatik Timnas Indonesia yang berlaga di Final AFFCUP 2010.

Meski mampu menang 2-1, namun tim Indonesia harus memberikan Piala AFF Suzuki 2010 kepada Malaysia karena mereka lebih unggul dengan agregat 2-4.

Ketertinggalan agregat tiga gol mau tak mau harus membuat tim Garuda Merah Putih menekan Harimau Malaya itu sejak menit-menit awal babak pertama.

Berkali-kali menekan, Indonesia akhirnya mendapatkan peluang emas mereka di babak pertama ini. Pada menit ke 18, wasit asal Australia, Peter Daniel Green menunjuk titik putih saat Mohd. Sabre terlihat menyentuh bola di kotak penalti Malaysia. Sangat disayangkan Firman Utina yang menjadi algojo penalti itu gagal menyelesaikan tugasnya, bola tendangannya yang mengarah ke kiri masih bisa dibaca kiper Malaysiam Khairul Fahmi.

Malaysia malah bangkit usai penalti tersebut, mereka sempat membuat Markus harus kalang kabut menyelamatkan gawangnya. Beruntung kiper nomor satu Indonesia itu mampu menepis tendangan Mohamad Ashari.

Di menit-menit akhir babak pertama, Indonesia tetap mendominasi jalannya pertandingan dan sempat membahayakan gawang Malaysia melalui beberapa kemelutnya, akan tetapi finishing yang kurang baik dari Cristian Gonzales, Ahmad Bustomi dan pemain Garuda Merah Putih lainnya, hingga babak pertama usai gol pun tak kunjung tercipta.

Indonesia tidak mengendurkan serangan mereka di awal babak ke dua, akan tetapi Malaysia malah menerapkan sistem bertahan total dan mengejutkan publik Gelora Bung Karno dengan gol mereka.

Malaysia pun mampu menambah keunggulan agregat mereka menjadi 4-0 melalui serangan balik Mohd. Safee di menit ke 53. Sang top skor sementara itu mengakhiri serangan baliknya dengan tendangan keras ke sisi kanan gawang Indonesia yang tak mampu diantisipasi Markus. Skor 0-1 untuk Malaysia dan bagi Safee ia kini melengkapi perolehan golnya menjadi 5 gol dalam turnamen ini.

Indonesia mencoba bangkit meski terlihat sedikit frustasi, seperti yang dilakukan Firman dengan tendangan spekulasinya. Di menit ke 55, kapten tim Garuda itu melesakkan tendangan keras jauh di luar kotak penalti yang masih mengarah tepat dalam genggaman Fahmi.

Alfred Riedl pun langsung menarik kapten tim yang terlihat sedikit frustasi itu, ia langsung menarik Firman semenit usai peluang tersebut dan menggantinya dengan Eka Ramdani. Tak hanya itu, Riedl pun memasukkan Bambang Pamungkas untuk menggantikan Irfan.

Indonesia mulai memperkecil ketertinggalan mereka saat penetrasi cantik Ahmad Bustomi di menit ke 68 ia akhiri dengan tendangan keras yang masih bisa ditahan kiper Malaysia. Beruntung bola muntah masih mengarah kepada Mohamad Nasuha yang langsung menghujamkannya ke gawang Harimau Malaya itu tanpa mampu dibendung oleh Fahmi. Skor berubah 1-1, dan agregat juga berubah 1-4 untuk tim tamu.

Indonesia terus pantang menyerah untuk mengejar agregat tersebut. Muhammad Ridwan akhirnya memperkecil agregat menjadi 2-4 melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk kemenangan Indonesia.

Semenit sebelum laga usai, Indonesia sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas cantik Bambang Pamungkas. Sayang Fahmi lagi-lagi menjadi penghalang bagi tim Garuda untuk mencetak gol, dan kedudukan 2-1 pun tak berubah hingga wasit Peter Daniel meniup peluit panjang tanda laga usai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: